Berita Terbaru – Partisi merupakan istilah desain interior rumah terutama untuk ruangan minimalis kontemporer. Definisi partisi itu sendiri adalah sebuah pembatas ruang berupa bidang vertikal untuk membatasi dua ruangan yang umumnya berbeda secara fungsinya. Sama seperti partisi lainnya, sebuah partisi ruangan minimalis digunakan sebagai pembagi beberapa ruangan menurut aktivitas didalamnya ruangan tersebut, misalnya antara ruang tamu dengan ruang keluarga, ruang makan dengan dapur, dan sebagainya. Partisi tidak hanya sekedar untuk pembatas ruangan saja, melainkan sering digunakan pada ruangan tertentu yang sifatnya lebih privasi, misalnya pada kamar tidur lengkap dengan ruang ganti.

partisi ruangan minimalis

Partisi ruangan tidak mutlak seperti tembok permanen. Justru dengan partisi kontemporer seperti itu dapat menciptakan desain ruangan multifungsi yang memiliki unsur dekoratif, supaya ruangan trsebut nampak lebih indah dan memiliki nilai estetika lebih tinggi dibanding dengan dinding biasa. Intinya disini selain partisi pada tembok permanen, terdapat juga sebuah partisi atau pembatas ruangan dari material berbeda yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan. Oleh sebab itu material yang dipilih sebaiknya tidak hanya sekedar meyekat sebuah ruangan saja, tapi juga perlu memperhatikan unsur dekorasi ruangan tersebut.

  • Mendefinisikan Fungsi Ruangan
    Tujuan utama dalam penempatan partisi adalah mendefinisikan sebuah ruangan agar lebih jelas fungsinya, sehingga setiap aktivitas dalam ruangan tersebut bisa berlangsung dengan lancar. Disini jika Anda ingin membuat partisi yang sifatnya cuma sementara, maka Anda diharuskan menggunakan partisi bergerak sehingga dapat digeser atau dipindahkan (moveable). Atau bisa juga menggunakan partisi yang semi permanen yang mudah dibongkar dan dipasang tanpa harus mengorbankan sirkulasi udara dan sirkulasi cahaya pada ruangan tersebut.
  • Partisi Privasi Tinggi
    Pembatas ruang privasi tinggi harus diprioritaskan untuk membatasi sebuah ruangan yang memiliki tingkat privasi tinggi, misalnya pada ruang kerja, kemudian kamar tidur, atau kamar mandi. Karena jenis partisi untuk ruangan-ruangan tersebut lebih cocok menggunakan material yang sifatnya solid, padat, dan tidak transparan.

    Contoh partisi untuk ruangan privasi tinggi dan menengah adalah sebagai berikut:

Partisi dari material gypsum dan ditambah glaaswool yang berfungsi sekaligus sebagai peredam suara. Peredam suara ini juga dapat diposisikan di pantry untuk meminimalisir kebisingan akibat dari aktivitas di ruang dapur juga menghilangkan asap, kemudian hawa panas, hingga bau tidak sedap yang tercium dari ruang makan.

Partisi yang berupa panel dari material alumunium, kayu solid serta rangka kaso yang juga dilapisi teakwood yang berfungsi hanya membatasi ruangan secara visual.

  • Partisi Privasi Tingkat Menengah (semiprivate)
    Partisi yang sifatnya semi private atau privasi tingkat menengah kebawah biasanya digunakan sebagai pembatas ruang yang sedikit terbuka dan tidak terlalu sensitif, misalnya pada ruang tamu atau ruang keluarga. Partisi untuk ruangan-ruangan tersebut sebaiknya menggunakan material partisi yang temporer yang dapat digeser (sliding partition), dapat dilipat (folding partition), atau juga dapat dipindahkan (moveable partition).

Ada 3 jenis material yang cocok untuk sebuah ruangan yang semiprivate dan juga cocok untuk sebuah partisi ruangan minimalis, yaitu:

  • Materal kayu
    Partisi dari bahan material kayu pada umumnya berupa rangkaian kayu balok pipih, kemudian reng, atau kaso yang dirangkai rapi secara vertikal. Jenis partisi seperti ini pada umumnya memanfaatkan olesan pelitur atau melamik untuk penggunaan finishingnya sehingga unsur serat-serat kayu terlihat lebih menonjol. Selain itu sebuah partisi dari kayu ini juga dapat disusun rapi secara horizontal, namun yang perlu diperhatikan adalah tingkat kerapatan harus disesuaikan dengan kebutuhannya. Ada juga jenis partisi yang merupakan kombinasi antara kayu dengan logam, yaitu metal frame (rangka logam) dengan berbahan dari jenis stainless steel ataupun alumunium, namun untuk pengisi bagian tengahnya menggunakan kayu.
  • Material kaca
    Pada material kaca sering digunakan untuk partisi pembatas ruang transparan. Partisi dari bahan kaca ini terdapat tipe khusus yang tempered/laminated sehingga dapat Anda beri stiker sandblast, tipe frosted ice, atau dengan tipe rayband. Partisi material kaca ini umumnya menggunakan frame, namun demikian ada juga yang berdiri sendiri atau frameless. Khusus untuk penggunaan partisi kaca frameless direkomendasikan menggunakan kaca yang memiliki ketebalan 10 mm hingga lebih.
  • Material kain
    Partisi dari material kain dapat berupa screen dari tirai atau gorden buatan dari pabrik yang sifatnya relatif ringan dengan banyak ragam, mulai dari corak, warna, serta tekstur yang dapat disesuaikan dengan model ruangannya.

Demikian paparan artikel ini yang dapat kami sampaikan mengenai partisi ruangan minimalis. Semoga bermanfaat pada rumah Anda dan kami ucapkan terima kasih.